Home > Teknologi

Pindah ke Instagram dan TikTok, Facebook Mulai Ditinggal Anak Muda

Hadirnya platform Instagram dan TikTok membuat remaja semakin meninggalkan Facebook
Scrabble menyusun kata Facebook. Foto: Pixabay/Firmbee
Scrabble menyusun kata Facebook. Foto: Pixabay/Firmbee

Kalangan pengguna dari Gen Z semakin meningkat, namun tingkat penggunaan media sosial Facebook kini menurun dengan cepat. Studi baru dari Pew Research Center yang mempelajari teknologi dan media sosial, memnemukan bahwa hanya 32% dari anak remaja Amerika usia 13-17 Tahun yang masih menggunakan Facebook. Padahal, pada survei sebelumnya, dari 2014-2015 yang dilakukan pada kalangan usia yang sama mengatakan, bahwa pengguna Facebook dengan usia remaja mendominasi 71% mengalahkan platform lain seperti Instagram dan Snapchat.

Bahkan ketika pada tahun 2013, ketika 77% remaja masih menggunakan Facebook, pengguna dengan usia muda masih memiliki fikiran negatif mengenai platform tersebut.

Laporan Pew Research Center pada 2013 mengatakan, "Sementara Facebook masih sangat terhubung dengan kehidupan remaja, platform ini terkadang hanya terlihat sebagai sesuatu tren yang wajib dimiliki, alih-alih sebuah platform baru yang menarik bagi anak remaja.

Dalam studi selama sembilan tahun, Pew menemukan bahwa remaja menunjukan antusiasme yang lebih besar untuk platform yang lain, bahkan jika mereka tidak menggunakannya sesering menggunakan facebook. Tren ini tetap konstan hingga generasi baru dari kalangan remaja bergabung di media sosial, dan hampir meninggalkan Facebook sama sekali.

Temuan dari Pew juga selaras dengan leporan dari internal Facebook melalui dokumen yang dibocorkan oleh Frances Haugen. Pada awal tahun 2021, seorang peneliti dari Facebook menemukan pengguna Facebook dari kalangan remaja telah menurun 13% sejak 2019 dan memproyeksikan angka tersebut akan terus menurun hingga 45% dalam dua tahun ke depan. Secara keseluruhan, epnggunak Facebook cenderung stagnan, tetapi, penurunan demografi utama ini adalah berita buruk bagi bisnis iklan Facebook, yang merupakan salah satu sumber utama pendapatannya.

Instagram tidak jauh tertinggal dari TikTok

Instagram vs TikTok. Foto: Power Commerce Asia
Instagram vs TikTok. Foto: Power Commerce Asia

Meskipun kalangan remaja sudah jenuh dengan Facebook, mereka tidak sepenuhnya meninggalkan produk dari Meta. Kalangan remaja masih aktif menggunakan Instagram dengan presentase sebesar 62%. Jumlah ini meningkat dari sebelumnya sebesar 52% pada survei tahun 2014-2015.

Namun TikTok, yang pada saat waktu survei belum dirilis, saat ini sudah digunakan 67% pengguna remaja di Amerika. 95% dari kalangan remaja mengatakan bahwa mereka juga menggunakan Youtube, yang mana terlihat sebagai mesia sosial yang paling dominan. Namun, kebanyakan dari mereka hanya datang untuk menonton video, alaih-alih tempat untuk berinteraksi secara online.

Dengan posisi TikTok yang sedikit lebih tinggi dari Instagram dan Snapchat, semakin masuk akal bagi platform terdahulu sangat ingin meniru apa yang ada di platform terbaru.

Pew juga melakukan survei kepada 1,316 remaja mengenai frekuensi mereka menggunakan apilkasi ini. Hasilnya, TikTok masih mendapatkan bagian yang lebih besar dari kalangan remaja, melebihi platform apapun selain Youtube. Platform seperti Tiktok, Instagram, dan Snapchat mendapatkan perhatian yang hampir konstan dari kalangan remaja, dengan presentase 16%, 10% dan 15%. Sedangkan facebook hanya mendapatkan presentase sebesar 2%.

Berita lainnya:

> Pakai Aplikasi Ini, Bisa Bayar Pajak Kendaraan dari Rumah!

> Bukan Indo XXI atau LK21, Ini Situs Nonton Film Streaming Aman dan Legal

> 5 Browser Terbaik dengan VPN Bawaan

> Mau Optimasi SEO di Yandex dan Google? Perhatikan Dulu Beberapa Hal Ini

> Cara Menyembunyikan Status "Online" di Whatsapp

> Belum Bisa Baca Alquran? Aplikasi Android Ini Bikin Kita Jago Ngaji

> Translate Dokumen Bahasa Inggris: DeepL Translator VS Google Translate Bagus Mana?

× Image